Selain langka, harganya juga melonjak. Lain tempat, lain harga. Misalnya saja Wati, warga Pondok Gede. Biasanya dia mendapatkan segalon Aqua dengan Rp 9.500. Tapi kini naik menjadi Rp 11.000. "Nyarinya pun susah," ujar karyawati swasta ini pada detikcom.
Meli, warga Ciputat, Tangerang, juga punya keluhan serupa. "Harganya dari Rp 10 ribu menjadi Rp 13 ribu," ujarnya.Β Meli perlu berpindah-pindah toko untuk mendapatkan segalon Aqua. "Toko-toko juga mengaku tak dapat stok, galon air menumpuk di toko-toko," ujar perempuan yang tengah hamil muda ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ifa, warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan, terpaksa mengganti Aqua dengan air kemasan 220 ml. "Saya beli beberapa dus. Atau saya beli yang botolan," ujarnya. Sebelumnya, Ifa mencari Aqua ke 4 gerai Alfamart, namun semuanya menjawab,"kosong."
Selain mengganti air galon dengan kemasan yang lebih kecil, air isi ulang juga menjadi alternatif. Air isi ulang dibanderol di kisaran Rp 3.500/galon. (nrl/gah)











































