Kelangkaan Air Minum Kemasan Galon Berlanjut

Kelangkaan Air Minum Kemasan Galon Berlanjut

- detikNews
Selasa, 28 Okt 2008 09:57 WIB
Kelangkaan Air Minum Kemasan Galon Berlanjut
Jakarta - Air kemasan galon yang kini masuk deretan kebutuhan pokok (sembako) warga kelas menengah di Jakarta, yang langka sejak Lebaran, berlanjut hingga Selasa (28/10/2008). Bukan perkara mudah mencari segalon air merek Aqua, penguasa pasar air minum kemasan.

Selain langka, harganya juga melonjak. Lain tempat, lain harga. Misalnya saja Wati, warga Pondok Gede. Biasanya dia mendapatkan segalon Aqua dengan Rp 9.500. Tapi kini naik menjadi Rp 11.000. "Nyarinya pun susah," ujar karyawati swasta ini pada detikcom.

Meli, warga Ciputat, Tangerang, juga punya keluhan serupa. "Harganya dari Rp 10 ribu menjadi Rp 13 ribu," ujarnya.Β  Meli perlu berpindah-pindah toko untuk mendapatkan segalon Aqua. "Toko-toko juga mengaku tak dapat stok, galon air menumpuk di toko-toko," ujar perempuan yang tengah hamil muda ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harti, warga Johar Baru, Jakarta Pusat, bahkan harus membeli Aqua dengan harga Rp 15 ribu. "Dari 5 toko yang saya tanya, hanya ada satu yang jual. Harganya mahal, tapi ya gimana lagi,butuh sih," ujar ibu 4 anak ini.

Ifa, warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan, terpaksa mengganti Aqua dengan air kemasan 220 ml. "Saya beli beberapa dus. Atau saya beli yang botolan," ujarnya. Sebelumnya, Ifa mencari Aqua ke 4 gerai Alfamart, namun semuanya menjawab,"kosong."

Selain mengganti air galon dengan kemasan yang lebih kecil, air isi ulang juga menjadi alternatif. Air isi ulang dibanderol di kisaran Rp 3.500/galon. (nrl/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads