Namun Pemprov DKI Jakarta mengaku belum berminat membeli rumah tersebut karena banyak prioritas yang lebih diutamakan.
"Iya (belum minat). Karena kita banyak program yang diprioritaskan," ujar staf di bagian pelayanan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta Ian Iskandar kepada detikcom, Senin (27/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ian juga menambahkan, Dinas Kebudayaan juga sudah memberikan keringanan pajak rumah yang sering digunakan untuk syuting film ini.
"Kita bantu perawatan rumah dengan keringanan pajak itu," jelas Ian.
Ian mengaku tidak tahu harga rumah yang akan dijual Sari. Namun dia mendukung rumah bertabur bunga itu untuk dijual karena pemilik rumah memiliki beban membayar pajak Rp 16 juta per tahun (kini didiskon 50%).
"Dijual boleh asal jangan diubah bagian inti rumah," wanti-wanti Ian. (nik/nrl)











































