Sebagaimana diberitakan news.com.au, koran paling terkemuka di Alaska, The Anchorage Daily News, Senin (27/10/2008) memutuskan mendukung Obama. Ironisnya, koran lokal tersebut juga menyatakan bahwa "terlalu berisiko menepatkan gubernur Alaska itu bilamana harus menggantikan seseorang berusia 72 tahun memimpin dunia bebas".
Meski demikian, The Anchorage Daily News, koran dengan oplah terbesar di Alaska yang selama ini didominasi Republik, tidak lupa memuji Palin sebagai kebanggan Alaska. "Banyak warga Alaska yang bangga melihat gubernur dan negara bagiannya, tampil di kancah nasional."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan koran itu lebih keras lagi menyerang pasangan Palin, senator John McCain. "Pandangan orang waras sudah jelas, pasangan Palin, senator John McCain adalah orang yang salah untuk duduk di kursi presiden di tengah krisis yang melanda bangsa ini," demikian tulis surat kabar tersebut.
"Senator Obama, calon dari Demokrat, lebih menjanjikan untuk Gedung Putih," tambahnya.
"Di tengah krisis ekonomi yang hebat, ia (Obama) menampilkan pemikiran analitis, merangkul penasihat-penasihat yang bijak, dan bekerja dengan tangan dingin. Hal-hal tersebut tidak ditunjukkan oleh senator McCain," tulis media terbesar di ujung utara AS tersebut.
"Sikapnya menanggapi krisis yang berkembang, bisa dibilang aneh (erratic) dan menunjukkan ia tidak mampu memimpin upaya-upaya pengendalian krisis di tengah masyarakat AS yang terus berharap akan pemulihan ekonomi," pungkas harian tersebut mengenai kebijakan ekonomi McCain.
Tak pelak lagi, kritikan dari Alaska tersebut semakin memukul kubu Republik. Pukulan terberat tertuju kepada Palin, yang sebelumnya terus didera kritik keras dari berbagai pihak karena skandal "troopergate" dan pengeluarannya untuk membeli busana yang dianggap berlebihan.
(alf/irw)











































