Turut serta dalam rombongan Presiden beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu, di antaranya Menkopolhukam Widodo AS, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.
Rombongan Presiden disambut beberapa menteri pula, di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa. Begitu mendarat, Presiden beserta isteri, Ny Ani Yudhoyono, langsung bertolak menuju kediamannya di Cikeas, Bogor.
Presiden SBY pergi ke Beijing, China, guna mengikuti The Asia-Europe Meeting (ASEM) yang berlangsung pada 24-25 Oktober. Di luar pertemuan ASEM, SBY juga mengadakan pertemuan bilateral dengan negara-negara lain dan melakukan teleconference dengan pelajar-pelajar Indonesia yang tersebar di seluruh dunia.
Dalam pertemuan ASEM tersebut, salah satu poin yang disepakati adalah International Monetary Fund (IMF) diminta turut terlibat dalam upaya penyelesaian krisis keuangan global yang saat ini tengah melanda seluruh dunia. Namun Presiden SBY menyatakan penolakan Indonesia atas poin tersebut.
Rencannya pada tanggal 15 November mendatang Presiden SBY bersama negara-negara yang tergabung dalam G20 akan melakukan pertemuan di Amerika Serikat. Salah satu poin yang akan dibahas adalah masalah krisis keuangan. Terkait hal tersebt, Presiden SBY sudah ditelepon Presiden AS Gerge W Bush untuk dimintai saran.
(sho/sho)











































