Kirab diselenggarakan hari Minggu (26/10/2008), dimulai dari Balaikota Surakarta di Jl Jendral Sudirman, selanjutnya masuk ke Jl Slamet Riyadi dan berakhir di Perempatan Gendingan. Jarak yang ditempuh sekitar 4 km. Untuk kelancaran kirab, Jl Slamet Riyadi yang merupakan jalan utama kota Solo telah ditutup sejak pukul 14.00 WIB.
Sebagai ujung tombak atau cucuk lampah kirab adalah Walikota Surakarta Joko Widodo dan Wakil Walikota Surakarta Hadi Rudyatmo. Mengenakan pakaian adat Jawa warna hijau, keduanya masing-masing menaiki gajah berdampingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendung tebal yang memayungi Solo sejak siang tak menyurutkan niat puluhan ribu penonton yang tetap memadati pinggiran Jl Slamet Riyadi. Bahkan pada separoh akhir perjalanan, peserta kirab diguyur hujan ringan. Namun pengunjung tetap memadati pinggiran jalan untuk menyaksikan seluruh rangkaian kirab.
Kirab tersebut merupakan salah satu dari mata acara WHCCE di Solo yang dimulai Sabtu malam kemarin hingga tanggal 28 Oktober mendatang. Selain menggelar konferensi, diadakan pula workshop, cultural event, kirab serta kunjungan ke berbagai lokasi peninggalan bersejarah di Solo dan sekitarnya. (mbr/sho)











































