"Awalnya mortir itu ditemukan di selokan di Burangrang. Kemudian dikira rongsokan, dia (Ade) membawanya dengan karung. Lalu dibawa ke Jl Unggaran. Setelah itu diperiksa dan dibuka ternyata isinya mortir," kata salah satu warga Jl Unggaran Ujung RT 01/06, Sahadi, di lokasi kejadian, Minggu (26/10/2008).
Saat melihat itu, lanjut Sahadi, dirinya pun terkejut. Sahadi kemudian melaporkannya ke Ketua RT. Ketua RT lalu melaporkannya ke pihak kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mortir tersebut berbentuk roket, warnaa hitam dengan berat kurang lebih 2 kg. Panjangnya sekitar 25 cm. (gus/nrl)











































