Entong Potong Tangan Atika Karena Suka Minta-minta

Mutilasi Cibinong

Entong Potong Tangan Atika Karena Suka Minta-minta

- detikNews
Minggu, 26 Okt 2008 13:15 WIB
Entong Potong Tangan Atika Karena Suka Minta-minta
Jakarta - Entong  telah membunuh istrinya yang mengalami difabel mental, Atika (18), karena sakit hati dan cemburu. Atika kerap kali meminta-minta uang kepada orang lain dan menjelek-jelekkan Entong. Entong pun akhirnya membunuh Atika dan memotong kedua telapak tangan istri keduanya itu.

"Dia bilang ke orang lain kalau Entong nggak mau kasih duit buat anaknya padahal kata Entong sudah dikasih. Terus cemburu karena pernah dua kali melihat Atika jalan dengan orang lain," kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong Ipda Victor kepada detikcom, Minggu (26/10/2008).

Victor menjelaskan polisi memang sudah mencurigai Entong sebagai dalang pembunuhan wanita yang sedang hamil 3 bulan itu. Namun polisi masih terus menyelidiki alibi-alibi Entong dalam pemeriksaan. Entong akhirnya mengaku membunuh Atika setelah polisi mendapat petunjuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanda tangannya yang ada di kartu Flexi (barang bukti) sama dengan tanda tangan yang ada di BAP sebagai saksi. Saya lihat ada coretan di kartu Flexi itu kok sama dengan di BAP. Lap untuk membekap Atika juga ada di rumahnya," ujarnya.

Victor mengatakan, berdasarkan pengakuan Entong, pertama Entong mencekik Atika. Kemudian mulut Atika dibekap dengan lap handuk. Setelah Atika dipastikan telah tewas, Entong pun memotong kedua telapak tangan Atika.

Entong akan dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa atau pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Kalau (pembunuhan) biasa dia dihukum lebih dari 10 tahun. Kalau pasal 340 bisa 20 tahun penjara atau seumur hidup," imbuhnya. (gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini