Pemulung yang mengetahui hal ini segera memberitahukan kepada ketua RT setempat. Ketua RT yang ternyata mengetahui identitas korban pun segera mengabarkan kepada keluarga korban.
"Kemarin (Sabtu) Arif berenang di selokan di dekat rumahnya. Waktu hujan deras Arif terseret arus sungai," ujar tetangga korban, Sudrajat, kepada wartawan, di tempat kejadian, Jl Kemuning 6, Ciliwung, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, dilarang sama warga," ujar Sudrajat.
Jenazah korban baru ditemukan Minggu pagi pukul 09.00 WIB, dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Orang tua korban yang mendengar kabar sang putra telah ditemukan langsung pingsan.
Proses evakuasi Arif sempat terhalang karena kondisi lokasi yang terjal. Korban ditemukan sekitar 3 kilometer dari kediamannya di Jl Gunuk 1, Pejaten Timur, Pasar Minggu.
Saat ini jenazah bocah malang itu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk divisum. Sedangkan orang tua korban masih terpukul mendengar kabar ini.
.
(crn/nrl)










































