"Dengan tertawa kita bisa lebih ceria dan lebih terbuka untuk perdamaian," ujar Presiden Gerakan Integrasi Nasional Maya Safira Muchtar di sela-sela acara di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2008).
Acara ini dimulai pukul 06.00 WIB. Para pengunjung diajak bernyanyi bersama ada juga humor-humor segar dari pembawa acara yang membawakan acara dengan kocak. Namun tak sekedar humor, ada pesan-pesan perdamaian yang disisipkan. Para pengunjung pun tertawa bersama. Ha..ha..ha..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara ini juga untuk menghimbau terutama yang terkait penyerang AKKBB agar berdamai, banyak juga anggota kita yang pada waktu itu menjadi korban," jelas Maya.
Acara tertawa bersama ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Sumpah Pemuda yang digelar sejak tanggal 24 Oktober 2008. Sebelumnya mereka telah melakukan diskusi tentang perdamaian dengan pembicara Adnan Buyung Nasution dan Anand Khrisna.
Acara juga diisi dengan pesta anak, 30 anak-anak menuliskan pesan perdamaian di atas kain putih. Rencananya kain ini akan diberikan kepada Presiden SBY. Mereka dibimbing oleh para guru, psikolog dan dokter anak yang tergabung dalam forum Pengajar, Dokter dan Psikolog Bagi Ibu Pertiwi (Foradoksi).
(rdf/rdf)











































