Konferensi hasil kerjasama PPI Belanda dengan KBRI Den Haag ini akan berlangsung dua hari mulai hari ini (25-26/10/2008), dengan mengambil tema, "Revitalisasi Semangat Kebangsaan Pemuda dan Pelajar Indonesia: Menggagas Kebijakan Pendidikan Berperspektif Kebangsaan."Tercatat ada 5 pembicara dari tanah air, yakni Ketua BPK Prof Dr Anwar Nasution, budayawan Emha Ainun Najib, pengamat politik Dr HS Dillon, Sesditjen Perhubungan Darat Drs Ahmad Syukri, dan Staf Khusus Kepresidenan Dr Dino Patti Djalal.
Direncanakan konferensi untuk memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional, 100 Tahun Gerakan Pelajar Indonesia di luar negeri dan 80Tahun Sumpah Pemuda itu akan membuat tiga buah rekomendasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut penuturan Sekjen PPI Belanda Yohanes Widodo dan Ketua Panitia Christian Santosa, seusai konferensi nanti akan dibentuk panitia ad hoc yang bertugas mendirikan lembaga Pusat Tesis Indonesia dengan diprakarsai oleh KBRI Den Haag.
Disusul rekomendasi masukan rancangan kebijakan kerja sama pendidikan dengan Nota Kesepahaman (MoU) kerajsama pemberian beasiswa belajar antara Pemerintah Indonesia diwakili oleh KBRI dengan Pemerintah Kerajaan Belanda sebagai penyedia dana beasiswa.
Panitia konferensi berharap dengan semangat kebangsaan gerakan pelajar Indonesia di luar negeri yang telah berusia 100 tahun ini akan memberikan sumbangsih nyata bagi tanah air tercinta Indonesia. (es/es)











































