"Penyakit tersebut muncul pada 17 September 2008 lalu, menyerang salah seorang warga bernama Euis (48) warga Kampung Pajagalan, kemudian penyakit tersebut terus merebak hingga sampai hari ini tercatat sebanyak 40 orang penderita," ungkap Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Dede Rohmansyah, Sabtu (25/10/2008).
Dinas Kesehatan Kab. Garut sudah menyatakan bahwa kasus cikungunya di Garut merupakan Kejadian Luar Biasa (KLB) mengingat jumlahnya saat ini cukup tinggi. "Memang angka penderita kali ini lebih banyak dari angka penderita cikungunya sebelumnya ", jelas Dede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pun sudah mengambil 15 sampel darah untuk diteliti di Balai Pengembangan Laboratorium Kesehatan Bandung ", ujar Dede. (gah/gah)











































