"Bener mas, tadi anak saya dibawa polisi. Katanya untuk dimintai keterangan," ujar
ibu Sugiyono, Fatimah (65) yang juga adik korban.
Korban mempunyai dua saudara kandung. Selain Fatimah, satu saudaranya tinggal Tegal,
Jawa Tengah, Sutardjo (60) . Mendapati kematian kakaknya, Fatimah yang tinggal di
Cipadu, Kreo, Tangerang mengaku syok dan tidak percaya. "Tidak ada firasat apapun.
Tahu-tahu pagi ini saya di kabari kakak saya sudah meninggal," ujarnya seraya
tertunduk lesu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sertifikat tanah korban beberapa hari lalu. Tetapi karena sesuatu hal, korban tidak
memberikan sertifikat tanahnya.
"Kalau untuk kepentingan apa saya tidak tahu. Sempat terjadi cek-cok antara dua orang itu," ujar tetangga korban, Kurniati (50), di lokasi kejadian kepada detikcom.
Kini rumah duka berangsur-angsur mulai ditinggalkan warga Pamulang. Yang tersisa
hanya kerabat dekat dan tetangga guna mempersiapkan upacara pemakaman. Dibawah awan
hitam yang menggelayut, liang lahat buat Siti Barkah pun telah disiapkan di TPU yang
hanya berjarak 500 meter dari rumahnya. (asp/gah)











































