Menurut Yuddy, banyaknya anak muda yang tertarik masuk parpol dan menjadi caleg terkesan menjadi pengabdi parpol dan berorientasi materialisme. Ia juga berpendapat jika tidak ada revitalisasi ideologi kaum muda, kepemimpinan bangsa ini akan jalan di tempat saja.
"Anak muda bangsa ini harus menjadi pemberontak seperti Soekarno muda atau Tan Malaka." tutur Yuddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lewat diskusi ini juga Yuddi dengan gamblang mempromosikan dirinya sebagai capres muda. Menurut Yuddy, tidak ada salahnya punya cita-cita menjadi presiden, dipilih atau tidak itu urusan Tuhan dan rakyat.
"Semakin banyak kaum muda yang mengekspos dirinya sebagai calon presiden, maka rakyat akan menyeleksi dan mengenali track record-nya," pungkas Yuddi.
Lewat buku yang ia tulis, Yuddy berusaha keluar dari frame dari profesinya sebagai legislator. Sebagian besar dari isi buku tersebut dikumpulkan dari tulisannya yang pernah dimuat di media massa. Selain membagikan buku Beyond Parlemen, Yuddi membagikan buku kecil berwarna merah, judulnya Perubahan Akan Datang, 5 Agenda Membangun Kemandirian Indonesia dan stiker bergambar dirinya.
(mna/gah)











































