Sayangnya saat ingin dimintai konfirmasi mengenai hal ini, Ketiga anak dari Soekarno tidak mau menjawabnya. Sukmawati saat di telepon dan mengetahui yang menelepon adalah wartawan yang ingin meminta konfirmasi langsung terkait pemalsuan dokumen kelulusannya segera menutup telepon genggamnya dan tidak mau membalas pesan singkat yang dikirimkan kepadanya.
"Dari mana? Wartawan, maaf, saya tidak mau menjawabnya," kata Sukmawati sembari menutup telepon genggamnya saat dihubungi detikcom per telepon, Jumat (24/10/2008).
Hal yang sama juga dilakukan oleh Guruh Soekarnoputra dan Rahmawati. Guruh Soekarnoputra tidak berkenan untuk menjawabnya sedangkan Rahmawati melalui stafnya memberikan jawaban melalui pesan singkatnya yang berisi "Maaf untuk sementara ibu belum bisa memberikan komentar untuk berita tersebut,".
Selain Sukma, ada 12 bakal caleg lain yang juga diduga memalsukan dokumen ijazah lulus sekolah. Pemalsuan dokumen pendaftaran bakal caleg termasuk pelanggaran berat, karenanya KPU akan mengadukan seluruh bakal caleg bermasalah itu ke Mabes Polri pada Senin, 27 Oktober 2008.
(ron/iy)











































