Sebut Obama Seorang Sosialis, Kampanye McCain Mulai Berhasil

Sebut Obama Seorang Sosialis, Kampanye McCain Mulai Berhasil

- detikNews
Jumat, 24 Okt 2008 17:13 WIB
Sebut Obama Seorang Sosialis, Kampanye McCain Mulai Berhasil
Denver - Kubu calon presiden (capres) Amerika Serikat dari Partai Republik John McCain boleh sedikit lega. Setelah tak henti-hentinya menyebut Obama seorang sosialis, serangan gencar McCain kepada Obama mulai membuahkan hasil.

Berdasarkan polling, senator Barack Obama dari Partai Demokrat memang masih unggul dengan selisih empat hingga 14 persen dan selalu unggul di sebagian besar survei, namun jarak antara McCain dan Obama makin menipis. Hal ini semakin menambah seru pertarungan dua kandidat presiden AS ini.

Sebagaimana diketahui, McCain menyerang kebijakan "pendistribusian kekayaan" Obama yang disebut McCain sebagai bentuk sosialisme. Salah satu penasihat kampanye senior McCain mengatakan bahwa banyak pihak yang tak nyaman dengan kebijakan Obama yang satu itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada dengan hal tersebut, lagi-lagi McCain tak lupa menyitir kisah Joe Si Tukang Ledeng. "Anda tentu tahu, Joe dan pemilik usaha kecil lainnya telah mengingatkan kita semua bahwa Amerika tidak menjadi negara terhebat di dunia dengan cara mengumpulkan uang warganya untuk diserahkan kepada pemerintah untuk kemudian dibagikan," ungkap senator dari Arizona tersebut. Joe Wurzelbacher dari Holland, Ohio, adalah salah satu warga AS yang mempertanyakan rencana Obama menaikkan pajak untuk didistribusikan ke kelompok yang lebih miskin.

"Di negara ini kita meyakini penyebaran kesempatan dengan cara memberikan uang bagi mereka yang membutuhkan lapangan kerja dan menciptakannya," demikian tambah McCain sebagaimana yang dilansir AFP.

Sementara itu, Obama tengah bertolak ke Hawaii untuk menjenguk neneknya, Madelyn Dunham, yang sakit keras. Dalam beberapa kesempatan, senator asal Illinois itu mengatakan bahwa neneknya adalah pahlawannya. "Saya tak ingin meninggalkannya. Saya mencintainya lebih dari apapun," ungkap Obama mengenai kepergiannya ke Hawaii yang sekaligus menelantarkan kampanyenya selama dua hari tersebut.

(alf/nrl)


Berita Terkait