“Kalau dulu alasan kenaikan harga BBM kita karena harga minyak di pasar internasional melonjak, mengapa ketika sekarang sudah pada posisi harga saparuh lebih dibandingkan saat pemerintah menaikkan harga BBM, pemerintah belum juga menurunkan harga BBM kita. Saya minta pemerintah menurunkan 10-15 persenlah," kata Ketua DPR Agung Laksono pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/10/2008).
Menurut wakil ketua umum Partai Golkar ini harga minyak mentah dunia yang pernah mencapai lebih US $ 150/barel saat ini telah turun menjadi sekitar US $ 70/barel. Fakta ini harus dijadikan pegangan pemerintah agar komitmen prorakyat tidak hanya menjadi wacana pemerintah saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pemerintah harus segera menunjukkan niat baiknya dengan menurunkan harga BBM. Sebab kalau tidak, pemerintah akan dianggap tidak pro rakyat dan tak peduli dengan kesulitan perekonomian rakyat yang sedang dialami," pintanya.
Kapan sebaiknya pemerintah menurunkan harga BBM? "Kalau bisa ya secepatnya. Beberapa negara tetangga sudah dua kali menurunkan harga BBM mereka, mengapa Indonesia belum memikirkan hal itu sekalipun. Pemerintah harus membuat terobosan yang berpihak pada rakyat," jelas calon anggota DPR No.1 Partai Golkar dari daerah pemilihan DKI Jakarta-I yang meliputi wilayah Jakarta Timur ini. (yid/nrl)











































