Jika KPU Belum Siap Umumkan DPT, Lebih Baik Dimundurkan

Jika KPU Belum Siap Umumkan DPT, Lebih Baik Dimundurkan

- detikNews
Jumat, 24 Okt 2008 12:09 WIB
Jika KPU Belum Siap Umumkan DPT, Lebih Baik Dimundurkan
Jakarta - Dalam SK KPU, pengumuman daftar pemilih tetap (DPT) dijadwalkan hari ini. Namun hingga saat ini belum ada kepastian pukul berapa pengumuman akan dilangsungkan. Jika memang KPU belum siap, diusulkan agar pengumuman diundur guna menjaga kualitas DPT.

"Lebih baik mundur 1-2 hari tapi lebih final dari pada tepat deadline tapi nanti ada perubahan lagi," kataย  Election Program Manager National Democratic Institute forย  International Affairs (NDI) Anastasia Soeryadinata.

Hal itu dia sampaikan dalam diskusi tentang DPT di media center KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (24/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, lebih baik KPU mengutamakan kualitas DPT dibanding kepatuhan kepada jadwal. Karena berdasarkan pengalaman di daftar pemilih sementara (DPS), data yang disampaikan KPU masih mengalami perubahan-perubahan.

Hal ini dikarenakan secara teknis data yang dikirm dari masing-masing kabupaten ke Jakarta melalui fax belum tentu sepenuhnya valid. KPU harus lebih dahulu memverifikasi data itu sehingga ketika diumumkan sebagai DPT akan benar-benar sudah valid.

"Saya kira kalau diundur beberapa hari tidak akan berdampak signifikan pada jadwal," ujar Anas.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Direktur Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) Augus Mellaz mengatakan, jika KPU tidak menyampaikan secara resmi kendala yang dihadapinya, tidak ada alasan bagi KPU untuk memundurkan jadwal pengumuman DPT.

"Selama ini kita memang mendengar banyak kendala dihadapi KPU, tapi kan tidak ada pernyataan resmi dari KPU," ujarnya.

Yang berbahaya, kata Augus, jika KPU tidak secara transparan membeberkan kendala-kendala yang dihadapi, dikhawatirkan publik akan menilai ada unsur manipulasi data yang dilakukan KPU. Dan ini memunculkan peluang adanya gugatan.

"Lebih baik KPU mengumumkan secara jujur kendala apa yang dihadapi," pintanya.
(sho/nrl)


Berita Terkait