Gadis yang dirahasiakan namanya itu, mengatakan bertemu Al Fayed, Mei 2008 lalu saat berbelanja di toko milik Al Fayed. Gadis itu mengaku dimintai nomor teleponnya oleh Al Fayed dan diundang untuk berkunjung kembali ke tokonya, seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (23/10/2008).
Pelecehan seksual itu dilaporkan terjadi saat Al Fayed mulai mengelus punggungnya, memeluknya, membelai dan meremas dada gadis itu. Setelah meremas lagi, Al Fayed melakukan 'French Kiss' dengan paksa kepada gadis itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu sang gadis kemudian melaporkan kejadian ini di Kepolisian Surrey, Inggris, yang kemudian dirujuk ke Kepolisian Metropolitan Inggris.
Al Fayed tampaknya gerah dan langsung mendatangi kantor polisi untuk memberikan keterangan terkait kasus ini.
Markas Kepolisian Metro Scotland Yard, London hanya mengatakan seorang pria telah dimintai keterangan terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah 16 tahun.
Namun juru bicara Al Fayed, Katharine Witty, membenarkan Al Fayed datang ke kantor polisi.
"Memang benar hari ini Mohamed Al Fayed secara sukarela mendatangi kantor polisi untuk memberikan keterangan bahwa tuduhan seperti yang diberitakan media itu tidak benar," kata Witty.
Witty juga menyatakan bahwa Al Fayed yakin tidak bersalah dan namanya akan dibersihkan dari kasus yang mencemarkan nama baiknya ini. (nwk/iy)











































