"Ini harapannya ini menjadikan sosok polisi yang tegas dan humanis," jelas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Condro Kirono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/10/2008).
Condro menilai adanya penurunan sosok pribadi anggota polantas di lapangan. Karenanya digelar psikotes yang materinya terdiri dari uji kecermatan,kepribadian dan grafis untuk melihat kepribadian, bakat dan emosional masing-masing polantas. Bila ternyata diketahui ada yang tidak memenuhi standar kompetensi , maka dilanjutkan dengan konseling terhadap personil bersangkutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Psikotes dilaksanakan di aula TMC dan gedung Biro Personel lt.3 dan 4 sejak pukul 9.00 WIB hingga 12.00 WIB. Pesertanya adalah anggota satuan Patroli Pengawalan, Brigade Motor, Penjagaan dan Pengaturan, dan Patroli Jalan Raya.
Meski berlangsung tertib, saat tes berlangsung, ternyata banyak anggota yang menyalahi prosedur. Misalnya menuliskan NRP pada lembar jawaban komputer.
"Ini banyak yang salah ngurutin nomor NRP di lembar jawaban.Maklum,udah pada capek," ujar petugas bagian Psikolog Biro Personel Polda Metro Jaya memaklumi. (mei/lh)











































