Peristiwa ini terjadi Kamis dini hari (23/10/2008) selepas pukul 00.00 WIB.
Kejadian itu bermula saat mobil Mercy bernopol B 1999 VE keluar dari salah satu kafe di bilangan Jakarta Selatan. Saat melintas di Jalan Radio Dalam, polisi yang sedang berpatroli curiga karena mobil melaju tidak stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, saat kaca mobil diketok, Posmo malah menginjak gas kuat-kuat dan kabur. Kejar-kejarang pun terjadi.
"Dalam pengejaran itu, mobil makin ngebut. Motor pun dihajar. Ada 12 motor yang kena apes," kata Kasat Narkoba Polres Jaksel, Kompol Sutrisno di
Mapolres, Jl Wijaya III.
Aksi brutal Posmo baru terhenti di Jl H Nawi. Sebab, pengendara motor yang diterjang bangkit lagi dan ikut mengejar Mercy seri E tersebut. Di jalan yang sempit itulah, korban-korban Posmo menghentikan laju kendaraan dan memaksa Posmo keluar dari mobil.
"Posmo langsung dikeroyok ramai-ramai ," imbuh Sutrisno.
Saat digelandang ke Mapolres, ditemukan sisa heroin 0,4 gram dan alat hisap shabu-shabu. Posmo kini dirawat di RS Polri akibat keroyok massa. Sementara mobil itu masih teronggok dihalaman Polres.
(Ari/ken)











































