"Bapaknya bekerja di pabrik. Posisinya lumayan, sebagai pengawas," kata salah satu lelaki yang indekos di rumah Ulfa kepada detikcom, di Desa Randugunting, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (23/10/2008).
Lelaki yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan, sejak Ulfa dinikahi Syekh Puji, bapak Ulfa, Suroso (35), jarang berada di rumah. Dia hanya mampir sebelum atau setelah bekerja di pabrik yang lokasinya hanya 1 Km dari rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tetangga, Darmo (73), mengaku tidak tahu secara rinci kondisi ekonomi keluarga Ulfa. Namun beberapa waktu lalu, dia mendengar keluarga tersebut mengeluhkan kondisi ekonomi.
"Meski rumah kami berdekatan, saya jarang ketemu. Dia kan kerja tak tentu. Kadang siang, kadang malam," urainya.
Rumah keluarga Ulfa terletak satu kilometer dari Jalan Raya Semarang-Bawen yang menghubungkan Semarang ke Solo. Tembok terlihat belum utuh, sehingga batu batanya terlihat jelas.
Di rumah bertingkat itu terdapat empat orang yang indekos. Di teras, terdapat warung mie ayam. "Bukan Suroso yang berjualan, tapi orang lain. Teras itu disewa," kata Darmo. (try/djo)











































