Kali ini Nurdin (70), korban yang merupakan warga Parung, Bogor, kehilangan dua karung baju oleh aksi lima pencuri di atas bus Mayasari Bhakti 916 Jurusan Kampung Melayu-Tanah Abang.
Awalnya usai berbelanja pakaian sekolah senilai Rp 5 juta, Nurdin naik bus dari Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2008). Pakaian sekolah itu merupakan modal Nurdin untuk berdagang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karung berisi pakaian itu diletakkan Nurdin di depan dirinya. Saat pencuri mengambil barang Nurdin, salah seorang penjambret menghalanginya dengan koran. Sebelumnya pencuri tersebut mengajak mengobrol Nurdin tentang headline sebuah surat kabar ibukota tentang kiai yang menikahi bocah.
"Pencuri yang di depan mengambil barang, lalu saya sadar dan memegang tangan salah satu pencuri dan berteriak minta tolong," ujar Nurdin.
Teriakan Nurdin itu membuat lima pencuri itu turun dari bus bermaksud untuk kabur. Beruntung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di depan kantor DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat memberikan pertolongan.
Satu orang berhasil ditangkap dan dibogem mentah oleh Satpol PP. Bak buk! Sedangkan empat orang temannya kabur.
Dari data yang diperoleh, pencuri yang berhasil ditangkap bernama Donny Manurung (28), warga Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara. "Saya sudah insaf. Dulunya pencuri, sekarang tidak lagi," ujar pria bertato kalajengking di dada ini.
Donny pun dibawa ke kantor Polres Jakarta Pusat. Begitu juga korban, dibawa untuk dimintai keterangan. (nik/nwk)











































