Pada lubang hasil ledakan itu akan dibangun sebuah jalur terowongan air raksasa. Ledakan hebat itu memang menandai dimulainya pengerjaan proyek pembangunan Waduk Jatigede, Sumedang.
"Ledakan ini menjadi terowongan pengelak Waduk Jatigede. Besok dua ledakan lagi ," Inspektur Jenderal Departemen Pekerjaan Umum (Irjen DPU) Basoeki Moeljono di lokasi kepada wartawan, Kamis (23/10/2008).
Waduk baru yang tersebut dibangun di atas lahan seluas 4 ribu ha. Sebanyak 32 desa di 5 kecamatan sepanjang DAS (daerah aliran sungai) Cimanuk terpaksa ditenggelamkan untuk menampung aliran sungai.
"Pembangunan keseluruhan selesai 2013. Diharapkan 90 ribu ha lahan pertanian di sepanjang Pantura dapat diairi dari sini," jelas Basoeki yang hadir mewakili Menteri PU Djoko Kirmanto.
Proyek waduk ini menelan dana US$ 250 juta yang diperoleh dari pinjaman Pemerintah China. Untuk tahap pengerjaan awal ini, dana yang diturunkan baru 1,8 persen atau Rp 2,2 triliun.
"Utang itu yang akan membayar adalah anak cucu kita," tambah mantan Ketua Timnas Lumpur Lapindo ini. (lh/nwk)











































