Massa Pro dan Kontra RUU Pornografi Berhadapan di DPRD Sulsel

Massa Pro dan Kontra RUU Pornografi Berhadapan di DPRD Sulsel

- detikNews
Kamis, 23 Okt 2008 11:40 WIB
Makassar - RUU Pornografi terus menjadi perdebatan di kalangan masyarakat. Di Makassar, dua kubu pro dan kontra saling berhadapan di depan gedung DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel).

Massa pro RUU Pornografi berjumlah sekitar 200 orang. Mereka terdiri dari para mahasiswa yang tergabung dalam
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Pelajar Islam Indonesia (PII). Massa pro memulai aksinya di halaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang.

Dari tempat itu mereka kemudian berjalan kaki ke gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (23/10/2008). Dalam perjalanan, para demonstran membentangkan spanduk dan poster-poster dukungan pengesahan RUU Pornografi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan kubu anti RUU Pornografi terdiri dari massa gabungan LSM pemerhati anak dan perempuan. Mereka sudah terlebih dahulu datang dan berorasi di gedung DPRD Sulsel. Jumlah mereka hanya puluhan orang.

Puluhan polisi mengawal ketat aksi dua kubu berbeda kepentingan untuk mencegah bentrokan. Massa pendukung RUU akhirnya diminta berunjuk rasa di balkon gedung DPRD Sulsel. Sementara massa penentang RUU diarahkan ke bawah balkon.

Koordinator aksi dari KAMMI Unhas, Ismawan, menghimbau masyarakat agar prihatin terhadap dekadensi moral bangsa ini. Ismawan menambahkan bahwa pemimpin bangsa dan wakil rakyat harus bertanggung jawab terhadap runtuhnya moral kaum muda yang akan mewarisi estafet kepemimpinan.

"Aparat penegak hukum seharusnya pro-aktif menjalankan Undang-undang yang terkait pelanggaran pornografi yang telah ada sebelumnya," tukas Ismawan.

Sedangkan dari massa kontra RUU Pornografi, Daeng Kebo, menyatakan pengesahan RUU Pornografi melanggar asas Bhineka Tunggal Ika. Pengesahan RUU Pornografi juga dinilai akan membatasi akses dan kontrol perempuan dalam berbagai lini. "RUU ini bentuk pengekangan tubuh perempuan oleh pemerintah," teriak Daeng Kebo.

Saat massa penentang RUU meninggalkan gedung DPRD Sulsel, massa pendukung RUU menyoraki mereka dengan nada kecaman. Namun aksi tersebut tidak berbuah bentrok. (mna/djo)


Berita Terkait