Keraguan itu semakin terbukti setelah penampilan buruk Palin dalam sejumlah wawancara dengan media AS. Bahkan dalam wawancara dengan saluran televisi Colorado, ibu lima anak itu salah mengartikan tugas seorang wakil presiden (wapres)!
"Seorang wakil presiden adalah sebuah pekerjaan yang sangat hebat karena selain untuk mendukung agenda presiden, dia juga anggota tim. Rekan bagi presiden," kata wanita cantik itu seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (23/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Palin tampaknya tidak sadar bahwa jawabannya telah menyalahi prinsip pembagian kekuasaan antara Senat dan pemerintah sebagaimana yang tercantum dalam konstitusi AS. Seorang wakil presiden AS tidak bisa ikut berdebat dengan anggota Kongres.
Namun demikian, terlepas dari semua kekurangannya, capres John McCain tetap menganggap Palin sebagai wakil presiden yang berpotensi. McCain yakin Palin akan berkontribusi besar dalam kampanyenya. Yakin?
(alf/ita)










































