Seperti yang disampaikan Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII B Kapten Chb Sandy Maulana Prakasa dalam siaran pers, Rabu (22/10/2008).
Penampilan sulap kali ini bukanlah pertunjukkan perdana bagi mereka sebab para Prajurit Garuda ini pernah menampilkannya di berbagai event. Namun khusus di daerah Adshit Al Qusayr, inilah kesempatan pertama kali mereka dapat menunjukkan kemampuannya.
"Pertunjukkan ini menyedot perhatian warga setempat untuk datang berbondong-bondong ke tempat acara. Selain atraksi sulap, atraksi lainnya ialah olah tenaga dalam dari aliran Silat 'Kera Sakti' dan Vokal Grup kolaborasi remaja Lebanon dengan para prajurit Garuda," jelas Sandy.
Sandy melanjutkan, atraksi sulap diawali dengan trik membengkokan sendok ala Deddy Corbuzier. "Para hadirin terheran-heran menyaksikan bagaimana sebuah sendok yang sedemikian keras bisa dengan mudahnya bengkok begitu saja dan seketika dapat lurus atau normal kembali," ungkapnya.
Dan atraksi yang paling menarik perhatian, tutur Sandy atraksi menyulap kertas tisu yang terbakar menjadi uang kertas US$ 1 atau sekitar Rp 9.500.
"Mumtaz...Mumtaz! (hebat...hebat), itulah pujian yang meluncur dari sebagian besar penonton yang hadir," sebut Sandy.
Atraksi selanjutnya, yakni seorang Prajurit Garuda dengan mata tertutup dan kepala yang ditutup kain hitam menusuk balon yang dipegang oleh seorang remaja Lebanon dengan memakai pedang.
Setelah berhasil menusuk balon, si pesulap melanjutkan aksinya dengan memotong wortel yang sedang digigit prajurit Garuda lainnya.
"Hasilnya pun sukses. Dan seperti atraksi-atraksi sebelumnya, atraksi ini juga mendapatkan applaus yang meriah dari penonton," tandasnya. (alf/ndr)











































