Sederetan agenda SBY telah menanti di negeri tirai bambu tersebut. Agenda pertama adalah pada pukul 20.00, Rabu (22/10/2008) waktu setempat SBY melakukan pertemuan internal dengan delegasi Indonesia. Beberapa delegasi Indonesia yang ikut dalam KTT ASEM tersebut yakni, Menlu Hassan Wirajuda, Menneg LK Rachmat Witoelar, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Menkes Siti Fadilah Supari, Mendag Mari Elka Pangestu dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.
Esok harinya, tepatnya pada tanggal 23 Oktober, Presiden melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan para pemimpin Asia yakni, PM Kamboja, PM Singapura, Presiden RRC serta mengikuti kuliah umum di Peking University.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melakukan pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara-negara di Asia, Presiden SBY juga melakukan pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara-negara Eropa, antara lain Presiden Prancis, Presiden Bulgaria, PM Belanda serta Presiden Komisi Eropa.
Suhu di Cina sepertinya lumayan bersahabat yakni sekitar 18 derajat Celcius. Namun demikian, seantero Beijing diselimuti kabut meskipin hari masih siang. Selisih waktu antara Beijing dan Jakarta hanya satu jam lebih cepat. (anw/asy)











































