"Dengan menjalankan modul pendidikan anti korupsi, kita harapkan anak-anak tidak korupsi ke depannya," ujar ketua KPK Antasari Azhar saat jumpa pers di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2008).
Modul tersebut, kata Antasari, berupa buku-buku yang berisi materi tentang anti korupsi. Di dalamnya terdapat pelajaran agama, nilai sosial, dan budaya yang berhubungan dengan pencegahan korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendiknas Bambang Soedibyo yang hadir dalam jumpa pers tersebut mengatakan, penyebaran buku akan diprioritaskan pada sekolah-sekolah bertaraf internasional. Alasannya, ia ingin menghasilkan cerita sukses dari program anti korupsi ini.
"Yang berpeluang jadi pemimpin adalah dari sekolah tersebut," kata Bambang.
Saat ditanya wartawan apakah para pejabat Depdiknas perlu membaca buku tersebut, Bambang menanggapi dingin.
"Pertanyaan sinis itu," tukasnya (mad/sho)










































