"Langkah DPR mengelar Pansus untuk orang hilang dan peculikan aktivis sarat manuver politik. Saya mengutuk keras pihak-pihak yang sengaja memperdagangkan isu ini," kata Taslam dalam jumpa pers di DPR, Senayan, Jakarta, (22/10/2008).
Taslam, yang juga salah satu korban penculikan, menilai keterangan pers Effendi Simbolon di luar forum DPR, tepatnya di tengah-tengah kegiatan resmi PDIP, sangat tendensius. "Ini tidak proporsional dan relevan," katanya.
Menurut Taslam, kasus orang hilang dan penculikan aktivis sudah selesai. Ini disebabkan kasus ini pernah maju ke Mahkamah Militer Tinggi pada 1999.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































