3 Kelompok Massa Demo di KPK, Kuningan Tersendat

3 Kelompok Massa Demo di KPK, Kuningan Tersendat

- detikNews
Rabu, 22 Okt 2008 12:25 WIB
3 Kelompok Massa Demo di KPK, Kuningan Tersendat
Jakarta - Tiga kelompok massa berbeda melakukan aksi demonstrasi di kantor KPK. Aksi oleh 350-an orang itu mengakibatkan lalu lintas di depan KPK agak tersendat.

Pantauan detikcom di lokasi, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (22/10/2008), ketiga kelompok massa itu datang secara bersamaan pukul 11.30 WIB. Sebagian tampak menggunakan metromini dan sebagian lagi jalan kaki.

Ketiga kelompok ini mengusung tema sama, yakni menuntut KPK mengusut tuntas kasus BLBI. Kelompok pertama terdiri dari sekitar 100 ibu-ibu yang sebagian besar menggendong anak balita. Mereka menamakan diri Barisan Rakyat Sikat Koruptor (BRSK). Para ibu ini melakukan aksi teaterikal berupa drama yang menggambarkan seorang koruptor dijebloskan ke dalam penjara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok kedua adalah gabungan dari 200 mahasiswa yang menamakan dirinya Gerakan Rakyat Adili Koruptor BLBI (Gerak BLBI). Sedangkan kelompok ketiga terdiri dari 50 mahasiswa dari Universitas Tri Sakti, Jakarta.

Para demonstran itu mengusung poster dan spanduk serta membawa bendera. Mereka menyampaikan aspirasi melalui tulisan-tulisan di spanduk dan poster berbunyi 'Usut Tuntas Kasus BLBI,' 'KPK Jangan Takut Usut BLBI,' 'Tangkap Sjamsul Nursalim,' dan lain-lain.

Hingga pukul 12.00 WIB, ratusan massa dari tiga kelompok berbeda yang mengusung aspirasi sama ini masih melakukan orasi di depan gedung KPK. Sebagian dari mereka melakukan aksinya di ruas jalan di depan KPK sehingga mengakibatkan arus lalu lintas agak tersendat. Beberapa petugas polisi pun dibuat sibuk mengatur lalu lintas.

Tampak 100 personel dari Brimob dan Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Polda Metro Jaya bersiaga menjaga aksi damai ini.

Aksi itu juga merupakan wujud dukungan kepada KPK untuk mengusut kasus BLBI. Saat ini di KPK tengah berlangsung gelar perkara BLBI antara KPK dengan Kejaksaan Agung. (sho/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads