Pasca Bentrokan Berdarah, PN Jakpus Normal

Pasca Bentrokan Berdarah, PN Jakpus Normal

- detikNews
Rabu, 22 Okt 2008 11:00 WIB
Pasca Bentrokan Berdarah, PN Jakpus Normal
Jakarta - Pasca bentrokan berdarah dua kubu pemuda Indonesia Timur dalam persidangan pembunuhan manajer Hotel Classic Didik Pontoh, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) normal. Aktivitas di pengadilan itu pun berlangsung seperti biasa.

Pantauan detikcom di PN Jakpus, Jalan Gadjah Mada, Rabu (22/10/2008), pukul 10.30 WIB, pintu gerbang PN Jakpus dibuka lebar.

Beberapa orang yang akan mengikuti aktivitas persidangan pun mulai berdatangan. Tidak tampak pengamanan mencolok di pengadilan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya ada dua orang personel berseragam polisi yang berjaga di luar gedung pengadilan. Ada juga beberapa orang yang melakukan pengamanan tertutup, dan sekitar dua orang pengamanan dalam berjaga di parkiran PN Jakpus.

Sementara ruang 306 di lantai 3, tempat kejadian perkara Selasa kemarin, tampak hanya pintu untuk keluar-masuk majelis hakim yang terbuka.

Darah yang semalam masih tersisa di pintu ruang 306 semalam, sudah bersih. Ruang sidang yang berantakan karena bentrokan tampak sudah rapi dan masih sepi.

Beberapa orang yang akan mengikuti aktivitas sidang tampak duduk-duduk di bangku depan ruangan itu.

Perkelahian maut di PN Jakpus terjadi usai persidangan kasus pembunuhan Manajer Hotel Classic, Didik Pontoh. Sekelompok orang tiba-tiba masuk ke ruang sidang dan langsung menyerang sekelompok orang yang diduga pendukung terdakwa James Venturi. Akibat kejadian itu, 1 orang pendukung James, Stanley Mukuah (26), tewas di tempat. (nwk/nrl)



Berita Terkait