Polisi Selidiki Tempat Pengobatan Tradisional

Mutilasi di Bus Mayasari

Polisi Selidiki Tempat Pengobatan Tradisional

- detikNews
Selasa, 21 Okt 2008 23:30 WIB
Jakarta - Kasus mutilasi yang ditemukan akhir bulan September lalu belum juga menemukan titik terang. Segala upaya telah dilakukan polisi guna menyelidiki kasus tersebut, polisi pun menyisir beberapa tempat pengobatan tradisional.

"Beberapa tempat pengobatan tradisional sudah kita datangi," ujar Kasat Jatanras Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Fadhil Imran, kepada wartawan di Reskrimum Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2008).

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, korban mutilasi setelah diotopsi sering melakukan pengobatan tradisional. Sementara itu, call center yang dibuka beberapa pekan lalu pun belum menerima laporan yang berarti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa penelepon yang mengaku keluarga korban, namun tidak ada ciri-ciri yang mendekati," ujar Fadhil.

Pihaknya, menurut Fadhil akan terus menyelidiki kasus tersebut. Sementara itu, Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Purwadi Aryanto menduga pelaku mutilasi berasal dari luar Jawa.

"Mungkin saja dari luar Jawa," ujar Purwadi. (mei/irw)


Berita Terkait