"Tadi saya menyampaikan permohonan maaf atas kata-kata dari Kajari Gorontalo yang menyinggung polisi," kata Hendarman.
Hal itu disampaikan pria berhidung bangir itu usai bertemu dengan BHD di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan BHD ke Kejagung cukup singkat. Usai melakukan pertemuan, BHD langsug menuju mobil dan meninggalkan kantor Kejagung.
Sekadar diingat, dalam rekaman yang menghebohkan dan berujung pada pencopotan dirinya, Kajari Gorontalo Rahmadi, menjelek-jelekkan polisi dan menyebut korp di bawah pimpinan BHD tersebut bodoh.
"Jangan baik sama polisi. Kejaksaan lebih hebat gebrakannya dari polisi kalau soal korupsi. Kita lebih pintar dari polisi. Polisi itu bodoh semua," kata Rahmadi dalam rekaman yang menggegerkan Gorontalo. Rekaman ini juga menjadi ringtone. (ken/iy)











































