Kajari Sebut Polisi Bodoh, Hendarman Minta Maaf pada BHD

Kajari Sebut Polisi Bodoh, Hendarman Minta Maaf pada BHD

- detikNews
Selasa, 21 Okt 2008 14:12 WIB
Kajari Sebut Polisi Bodoh, Hendarman Minta Maaf pada BHD
Jakarta - Hubungan polisi dan kejaksaan sempat memanas sejak rekaman Kajari Tilamuta, Gorontalo tersebar. Jaksa Agung Hendarman Supandji pun meminta maaf secara khusus kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).

"Tadi saya menyampaikan permohonan maaf atas kata-kata dari Kajari Gorontalo yang menyinggung polisi," kata Hendarman.

Hal itu disampaikan pria berhidung bangir itu usai bertemu dengan BHD di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendarman juga menyampaikan kepada BHD bahwa dirinya telah meminta Kajari Gorontalo untuk meminta maaf atas perkataannya dalam perbincangan di telepon itu. "Saya sudah memberitahu kepada Kajari Gorontalo untuk minta maaf," ujar Hendarman.

Kunjungan BHD ke Kejagung cukup singkat. Usai melakukan pertemuan, BHD langsug menuju mobil dan meninggalkan kantor Kejagung.

Sekadar diingat, dalam rekaman yang menghebohkan dan berujung pada pencopotan dirinya, Kajari Gorontalo Rahmadi, menjelek-jelekkan polisi dan menyebut korp di bawah pimpinan BHD tersebut bodoh.

"Jangan baik sama polisi. Kejaksaan lebih hebat gebrakannya dari polisi kalau soal korupsi. Kita lebih pintar dari polisi. Polisi itu bodoh semua," kata Rahmadi dalam rekaman yang menggegerkan Gorontalo. Rekaman ini juga menjadi ringtone. (ken/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads