Meski begitu, warga terus berduyun-duyung datang ke lokasi yang diketahui menjadi tempat tinggal Wahyu, istri dan seorang anaknya itu. "Ingin lihat saja," kata seorang warga bernama Amir di lokasi, Selasa (21/10/2008).
Amir, yang tinggal di sekitar rumah itu mengaku mengenal Wahyu sebagai orang yang pendiam. "Wahyu itu pengangguran, hanya sesekali diajak mengebor sumur," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Densus 88 Polda Metro Jaya yang menggerebek tidak menemukan Wahyu di tempat. Namun polisi menyita seperangkat alat pembuat bom.
Mutasir, pemilik kontrakan yang dibangun tanpa izin itu dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. (ken/iy)











































