Rumah kontrakan itu letaknya tepat di RT 07 RW 14, Jalan Kelapa Gading Sengon 7, Kelurahan Kelapa Gading Sengon, Kecamatan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Rumah itu dibangun di lahan kosong tanpa izin yang dikenal sebagai Tanah Merah. Ada sekitar 7 rumah petakan semipermanen di lokasi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan dia, penggerebekan terjadi sekitar pukul 07.00 hingga 07.30 WIB.
"Saya ditemui petugas Polda mencari tahu akan ada penggerebekan di salah satu rumah. Saya diminta menjadi saksi," kata Abdul.
Abdul mengaku menyaksikan ada alat pembuat bom, seperti pipa paralon, bubuk warna abu-abu, 21 butir peluru berbagai jenis dan kabel-kabel.
Menurut dia, barang bukti itu disimpan di dalam rumah. Selain itu, ditemukan dokumen dan buku-buku tentang teknik merakit bom yang disimpan di rak dan laci.
"Itu warga saya," ujar Abdul yang menolak membeberkan identitas warganya itu.
Puluhan orang teleh menyemut di depan rumah sederhana itu. Tidak ada garis polisi yang menghiasi lokasi.
(aan/iy)











































