Terkait Demo, 3 Pengurus Primkoppol Brimob Terancam Pecat

Terkait Demo, 3 Pengurus Primkoppol Brimob Terancam Pecat

- detikNews
Senin, 20 Okt 2008 22:38 WIB
Makassar - Polda Sulsel merespons unjuk rasa yang dilakukan 70 anggota Brimob Polda di Mapolda Sulselbar, pada Kamis 16 Oktober lalu. Hal ini ditegaskan Kapolda Sulsel Irjen Sisno Adiwinoto, yakni mengancam akan memecat 3 anggotanya jika terbukti terlibat kasus penggelapan dana kas Primer Koperasi Polisi (Primkoppol) Brimob Sulsel senilai Rp 700 juta.

Hal tersebut disampaikan Sisno ketika ditemui detikcom siang tadi di warung kopi Phoenam, di jalan Boulevard Makassar (20/10). Ketiga pengurus Primkoppol tersebut adalah ketua Primkoppol Brimob Sulsel Kompol Muzakkir, AKP Sudaryanto, dan Bripka Safri Sattar.

AKP Sudaryanto dan Bripka Safri sedianya sedang mengikuti pendidikan di Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) di Ciputat dan Sekolah Pembentukan Perwira di Sukabumi. Namun, hari ini mereka sudah tiba di Makassar untuk menjalani pemeriksaan dari petugas Propam Polda Sulselbar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sisno, jika hasil pemeriksaan terhadap 3 anggota Polri tersebut menunjukkan keterlibatan penggelapan dana Primkoppol ia tidak tanggung-tanggung untuk memecatnya.

"Saat ini saya sudah mengusulkan mereka untuk di-Grounded dari sekolah mereka," ungkap Sisno.

Sementara itu 70 anggota Brimob Sulsel yang terlibat unjuk rasa meminta pengusutan dana Primkoppol Brimob Sulsel, Sisno menganggap hal tersebut telah melanggar disiplin anggota Polri. Namun, lanjut Sisno, yang berhak memberi sanksi adalah komandan satuan Brimob Sulsel.

"Meskipun tujuan dan aspirasi yang mereka sampaikan itu bagus, tapi caranya yang tidak bagus." pungkas Sisno. (mna/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads