Inggris diprotes keras DPR RI. Mereka pun akan menyurati Perlemen Inggris untuk memprotes anggota parlemen Inggris Hon Andrew Smith MP dan Lord Harries yang ikut dalam pembentukan parlemen internasional yang berniat memerdekakan Papua ini.
"Langkah-langkah yang kami lakukan akan langsung melayangkan surat ke ke parlemen Inggris lewat Kedubes," ujar Ketua Komisi I Theo L Sambuaga saat menggelar jumpa pers di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2008).
Theo juga menjelaskan akan membawa kasus ini ke International Parliementary Union (IPU), dimana anggota Komisi I Abdillah Toha dari FPAN merupakan wakil ketua IPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami minta pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas jangan terkesan lembek. Kita di parlemen memangggapi hal ini sangat serius," ungkap Theo.
International Parliamentary for West Union yang diluncurkan di House of Commons, London, Inggris, 15 Oktober 2008, bertujuan untuk mendukung penentuan nasib sendiri warga asli Papua.
Dalam acara itu hadir dua anggota parlemen Inggris yaitu Hon Andrew Smith MP dan Lord Harries. Ada juga eksil kemerdekaan Papua Barat Benny Wenda.
Β (rdf/anw)











































