Haji Burhanudin, pemilik Rumah Bingung, menceritakan rumah itu akan dijadikan rumah makan khas Betawi. Haji Burhan memang asli Betawi. Tidak heran bila ia menolak tawaran orang yang ingin membangun rumah makan Padang di rumah tersebut.
"Kemarin ada yang mau join dari rumah makan Padang. Tapi saya tidak mau," kata Haji Burhan kepada detikcom, di Rumah Bingung, Cirendeu, Tangerang, Banten, Senin (20/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga menjuluki rumah Haji Burhan dengan sebutan Rumah Bingung sebab rumah itu terus dirombak dan renovasinya tidak kunjung selesai. Sejak tahun 1992, rumah itu telah dirombak sampai 7 kali.
"Dari 1992 belum ada yang menempati rumah tersebut. Sejak tahun tersebut, Burhan pindah rumah ke belakang KFC Cireundeu," jelas Anwar, warga yang tinggal di dekat Rumah Bingung.
Karena lama tidak dihuni, banyak warga yang menganggap Rumah Bingung angker. Beberapa orang menggosipkannya sebagai rumah pesugihan. Namun gosip itu dibantah oleh Haji Burhan. Menurutnya, tidak ada yang angker dengan rumah tersebut. Rumah itu tidak ditempati sebab atapnya sering bocor. Selain itu ia juga memiliki 6 rumah.
Anwar juga tidak percaya Rumah Bingung merupakan rumah pesugihan. Terlebih Haji Burhan orangnya taat beribadah. "Dia selalu memberangkatkan haji warga sini tiap tahunnya," ujar Anwar.
(iy/nrl)