Kesal, Pelanggan Astro Ancam Sandera Decoder dan Parabola

Kesal, Pelanggan Astro Ancam Sandera Decoder dan Parabola

- detikNews
Senin, 20 Okt 2008 08:11 WIB
Kesal, Pelanggan Astro Ancam Sandera Decoder dan Parabola
Jakarta - Pelanggan Astro kesal dengan penghentian siaran tv berbayar itu yang tidak diberitahukan jauh-jauh hari. Merasa dirugikan, sejumlah pelanggan pun berniat menyandera satelit dan parabola yang dipinjamkan oleh Astro.

"Kita sandera saja decodernya, biar sama-sama rugi," kata Wati, pelanggan Astro yang tinggal di Pondok Gede, Jakarta Timur, itu kepada detikcom, Senin (20/10/2008).

'Ancaman' itu juga disampaikan Alfian, pelanggan Astro lainnya. Pria yang tinggal di Bandung itu sangat kesal karena tidak mendapat pemberitahuan apapun sebelum siaran Astro dihentikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak tanggung jawab sekali. Kita tahan aja decodernya. Saya jadi kesulitan kalau mau nonton bola," katanya.

Baik Wati dan Alfian sebenarnya sudah mengetahui soal pemutusan siaran ini dari media massa. Namun dia menyayangkan, kenapa PT Direct Vision, tempat Astro bernaung, tidak langsung memberitahu pada pelanggan.

"Astro TV mengumumkan terhenti siarannya di detik-detik terakhir ketika Astro Malaysia memutus transmisi satelitnya. Sampai dengan buletin Oktober saja Astro tidak mengumumkan ke pelanggannya," keluh Wati.

"Terbukti tidak ada tanggung jawabnya sama sekali. Sangat tidak profesional melayani pelanggannya. Kalau ada kata-kata yang lebih tidak sopan, Astro pantas mendapatkannya," lanjutnya kesal. (ken/nrl)


Berita Terkait