diduga terkait kasus penculikan aktivis terus menuai kontroversi. Kali ini Pansus diragukan serius dan dituding hanya berwacana.
"Kami meragukan Pansus akan melakukan (pemanggilan) itu. Barangkali hanya wacana
dadakan dari Pak Simbolon (Effendi Simbolon, ketua Pansus Orang Hilang)," kata
Ketua DPD Partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada detikcom lewat layanan pesan
pendek (SMS), Minggu (19/10/2008).
Ketua Pansus Orang Hilang Effendi Simbolon, Jumat 18 Oktober lalu menyatakan,
Pansus akan memanggil sejumlah pejabat dan mantan pejabat TNI yang diduga terkait
kasus penghilangan paksa. Mereka yang dipanggil antara lain Presiden SBY, Ketua Umum Hanura Wiranto, Capres Gerindra Prabowo Subianto, mantan Pangdam V Jaya Sjafrie Sjamsoeddin yang kini menjadi Sekjen Dephan dan mantan petinggi Kopassus Muchdi Pr.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapapun tahu bahwa kasus orang hilang tidak ada kaitannya dengan SBY," tegas
anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu.
Anas mengimbau agar kasus orang hilang karena merupakan perkara hukum sebaiknya
dipercayakan pada jalur hukum.
"Tidak baik kalau dibawa ke jalur politik karena bisa bias dengan kepentingan
politik," pungkas mantan Ketua PB HMI tersebut. (iy/ken)











































