Permintaan ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) saat rapat paripurna 3 yang agendanya mendengar pemandangan umum daerah, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (18/10/2008).
Seperti yang dilontarkan perwakilan DPD Kalimantan Tengah. "Kami setuju penetapan capres dan cawapres setelah Pemilu 2009. Namun jika menggunakan survei nantinya, tidak ada salahnya jika dilaksanakan sekarang (nominasi capres)," kata perwakilan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan perwakilan DPD Sumatera Barat (Sumbar) meminta nama-nama capres-cawapres Golkar dilakukan awal tahun 2009.
"Penetapan capres dan cawapres pada prinsipnya dilakukan pada Rapimnas khusus usai pemilu legislatif. Namun, sebaiknya nominasi nama-nama sudah kita sebutkan pada bulan Januari dan Februari (2009)," kata perwakilan Sumbar itu.
Sedangkan perwakilan DPD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), seperti dikemukakan Ketua DPD DIY Gandung Pardiman sebelumnya, malah menyebutkan 7 nominator capres.
"Kami juga sepakat pengumuman capres dilakukan 2009. Tapi nominatornya sudah kami siapkan dari sekarang. Ada 7 yang telah kami siapkan," kata perwakilan DIY itu.
Tujuh nominasi itu adalah Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Sultan HB X, Akbar Tandjung, Surya Paloh dan Muladi.
Hingga pukul 17.30 WIB sudah ada 15 DPD yang menyampaikan pemandangan umumnnya. (nwk/zal)











































