"Jadi aktivitis di Nabire sana itu mengatakan kolera itu ada di 3 dari 10 kampung yang akan dieksploitasi emasnya. Datanglah aktivis-aktivis itu ke Jakarta," ujar Menkes Siti Fadilah Supari saat penerbangan dari Sentani menuju Nabire, Jumat (17/10/2008).
Dugaan wabah itu sengaja disebarkan makin menguat karena Bupati Nabire justru memerintahkan untuk melakukan evakuasi. Siti mengaku telah memanggil Bupati nabire ke Jakarta untuk dimintai keterangan, namun tak kunjung datang.
"Saya sudah undang Bupati Nabire ke kantor saya sebanyak 3 kali untuk menjelaskan, tapi selalu tidak datang," ungkap dokter ahli jantung dan pembuluh darah ini.
Siti menjelaskan kunjungannya ke Nabire, bukan untuk meninjau lanjut lokasi yang terkena Kolera, melainkan untuk menyadarkan adanya kepentingan asing di balik penyakit itu.
"Inilah yang akan saya kabarkan, bahwa ada orang asing bukan orang kita sendiri," jelasnya.
(rdf/rdf)











































