Peristiwa itu menimpa Samsul Arifin (16), seorang kernet truk, Jumat (17/10/2008).
Saat itu, kedua karyawan PT Gemilang membawa besi-besi hasil produksi dari Pluit ke gudang di Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dan sopir bawa besi untuk memukuli mereka namun tidak kena, "ujarnya Samsul Arifin saat dimintai keterangan di Mapolsek Tanjung Priok, Jl Gorontalo, Jakut.
Kedua korban pun melakukan perlawanan, namun salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan mengiris telinga Samsul hingga putus. Para korban pun teriak untuk meminta bantuan.
Untungnya, Patroli Polres Jakarta Utara sedang berada di sekitar lokasi dan langsung menyergap kelompok bajing loncat tersebut. Tiga tersangka David (18), Andri (16) dan Deni berhasil ditahan. Namun Dicky, Herman dan Heru masih dalam pengejaran.
"Saya tidak menyangka mereka sangat nekat mengiris kuping saya. Sakit, perih, "ucap Samsul menceritakan rasa sakitnya.
(Ari/nwk)











































