"Enggak, suhu panas sudah lewat sejak September lalu," kata Kepala Sub Bidang Ramalan dan Jasa Meteorologi di Badan Geofisika dan Meteorologi (BMG) Achmad Zakir kepada detikcom, Jumat (17/10/2008) pukul 14.20 WIB.
Achmad mengatakan, suhu panas saat ini disebabkan karena posisi Matahari yang sedang berada di bagian selatan. Selain itu, kelembaban juga kurang karena sedikitnya uap air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata Achmad, suhu di bulan Oktober cenderung menurun. Dari catatan BMG, suhu tertinggi yang pernah tercatat di bulan Oktober mencapai 34 derajat Celcius.
"Suhu masih fluktuatif. Tapi nanti makin turun makin turun," ujarnya.Banyak kalangan yang mengukur bahwa suhu Jakarta mencapai 35 hingga 36 derajat. "Selain AC, kantor saya juga kipas angin. AC kurang nendang, panas sekali sih," ujar Wila, seorang karyawati di bilangan TB Simatupang. (ken/nrl)











































