Polri Akan Periksa Saksi dari Gold Manor

Korupsi Minyak Zatapi

Polri Akan Periksa Saksi dari Gold Manor

- detikNews
Jumat, 17 Okt 2008 14:19 WIB
Polri Akan Periksa Saksi dari Gold Manor
Jakarta - Kasus dugaan impor minyak jenis zatapi oleh Pertamina terus ditelisik. Mabes Polri akan memanggil saksi-saksi dari Gold Manor, perusahaan pemenang tender.

"Kita akan meminta keterangan perusahaan yang menang tender. Kita akan panggil saksi-saksi dari perusahaan Gold Manor untuk melengkapi pemeriksaan-pemeriksaan tersebut," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2008).

Namun demikian, Sulistyo tidak dapat menyebutkan jumlah saksi yang akan dipanggil dan waktu pemeriksaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau itu ada di tangan penyidik. Tetapi tentunya, kita akan pelajari dulu dokumen-dokumen yang kita sita barulah nanti bisa ditentukan siapa, dan kapan akan dipanggil," ujarnya.

Selain itu, kata Sulistyo, Mabes Polri juga akan melakukan penyitaan barang bukti dan gelar perkara.

"Kemarin kita telah melakukan penggeledahan di Pertamina untuk mencari bukti-bukti pendukung berupa dokumen-dokumen," kata Sulistyo.

Kasus prosedur tender minyak zatapi mulai terkuak setelah Komisi VII DPR dalam acara rapat kerja beberapa waktu lalu mempertanyakan impor minyak zatapi yang dilakukan oleh Pertamina.

Diduga ada indikasi bahwa minyak zatapi yang diimpor Pertamina lebih mahal sekitar US$ 11 dibandingkan dengan minyak level yang sama.

Pada Februari 2008 lalu Pertamina mengimpor minyak mentah sebanyak 2,4 juta barel yang terdiri dari minyak mentah zatapi, kikeh, bebatik dan seria. Minyak zatapi adalah minyak mentah yang merupakan hasil ramuan yang dilakukan oleh Gold Manor International.

Minyak zatapi dipromosikan Gold Manor di tengah tingginya harga minyak dunia. Namun hingga kini belum teruji bagaimana kualitas minyak zatapi ini. Pertamina sendiri sempat mengaku bisa menghemat sekitar US$ 5 juta dari impor zatapi ini. (aan/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads