"Saya sudah masukkan usulan anggaran untuk tahun 2009," ujar Kepala Sub Dinas Teknik Lalu Lintas Jalan Dishub DKI Muhammad Akbar kepada detikcom, Jumat (17/10/2008).
Menurut Akbar, jika anggaran disetujui pada Januari 2009, maka pihaknya akan membuat perencanaan selama 2 bulan. Kemudian dilakukan uji tanah selama 2 bulan. Lalu proses lelang dua bulan, dan setelah itu tahap konstruksi selama 3 bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akbar menegaskan, Dishub tidak tahu-menahu soal pembatalan sebuah perusahaan yang akan membangun JPO tersebut pada 2008. "Nggak jadi itu perusahaan yang mau bangun jembatan. Nggak tahu kenapa itu perjanjiannya dengan Pemda," ujar Akbar.
Kawasan Mal Ambasador merupakan kawasan sibuk. Setiap hari kawasan itu macet karena banyaknya volume kendaraan dan angkot yang ngetem. Selain itu banyaknya penyeberang jalan membuat kawasan itu semakin padat. Beberapa orang juga bahkan jadi korban tertabrak kendaraan.
Pada Selasa 30 Oktober 2007 malam seorang penyeberang bernama Darman tertabrak dua sepeda motor di depan Mal Ambasador. Darman meregang nyawa di lokasi. (nik/nrl)










































