"Moerdiono nggak akan berpengaruh apa-apa pada Gerindra. Kuncinya tetap ada di Prabowo," ujar pengamat politik UGM Arie Sudjito kepada detikcom, Jumat (17/10/2008).
Instrumen politik Gerindra, kata Arie, tetap pada mantan mantu Soeharto tersebut. Sebab, mesin-mesin politik Gerindra selama ini masih berada di sekitar Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Moerdiono pernah menjadi tokoh di Orba, namun lanjut pria berpenampilan kalem ini, Moerdiono bukanlah tokoh yang besar dan mempunyai basis massa yang kuat. "Jadi dia bukan ikon," tambahnya.
Lalu apa pertimbangan Gerindra memilih dia? "Karena dia orang yang pernah berkuasa, pernah jadi bagian dari kekuasaan. Tapi nggak signifikan dan nggak punya nilai lebih. Semua partai juga seperti itu, merekrut mantan tokoh, artis hanya sebagai ikon," pungkasnya. (anw/nrl)











































