RUU Pilpres Harus Segera Divoting

RUU Pilpres Harus Segera Divoting

- detikNews
Jumat, 17 Okt 2008 07:47 WIB
Jakarta - Pembahasan RUU Pilpres terus berlarut. Forum lobi terakhir tidak membuahkan kesepakatan. Karena titik temu sulit dicapai, langkah voting harus segera diambil.

"Nggak usah kompromi. Divoting saja karena yang penting adalah mencapai kesepakatan dengan cepat," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di sela-sela acara Pembekalan Juru Bicara dan Juru Kampanye PDIP di Hotel Haris, Jl dr. Saharjo, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2008).

Musyawarah mufakat memang merupakan cara pengambilan keputusan terbaik. Namun jika musyawarah mufakat menemukan jalan buntu sehingga berlarut-larut, ujar Qodari, voting merupakan langkah alternatif yang harus diambil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum adanya keputusan ini, lanjut Qodari, membuat undang-undang tersebut berjalan di tempat. Kompromi di tingkat DPR sudah menemui jalan buntu. Akibatnya, persiapan Pilpres menjadi semakin pendek.

"Persiapan kita jadi pendek. Undang-undang nggak bisa kemana-mana. Bukan karena institusi atau KPU, tapi karena undang-undangnya belum siap," lanjutnya.

Qodari menduga, penyebab berlarutnya RUU Pilpres ini adalah karena banyak kepentingan yang bermain di dalamnya.

"Ini semua dikarenakan adanya perbedaan kepentingan dan kalkulasi politik," tandasnya.

(sho/crn)



Berita Terkait