"Nggak usah kompromi. Divoting saja karena yang penting adalah mencapai kesepakatan dengan cepat," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di sela-sela acara Pembekalan Juru Bicara dan Juru Kampanye PDIP di Hotel Haris, Jl dr. Saharjo, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2008).
Musyawarah mufakat memang merupakan cara pengambilan keputusan terbaik. Namun jika musyawarah mufakat menemukan jalan buntu sehingga berlarut-larut, ujar Qodari, voting merupakan langkah alternatif yang harus diambil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapan kita jadi pendek. Undang-undang nggak bisa kemana-mana. Bukan karena institusi atau KPU, tapi karena undang-undangnya belum siap," lanjutnya.
Qodari menduga, penyebab berlarutnya RUU Pilpres ini adalah karena banyak kepentingan yang bermain di dalamnya.
"Ini semua dikarenakan adanya perbedaan kepentingan dan kalkulasi politik," tandasnya.
(sho/crn)











































