Indonesia Harus Aktif Tengahi Konflik Kamboja-Thailand

Indonesia Harus Aktif Tengahi Konflik Kamboja-Thailand

- detikNews
Jumat, 17 Okt 2008 06:56 WIB
Jakarta - Konflik antara Kamboja dengan Thailand semakin memanas. Indonesia sebagai negara terbesar ASEAN harus berperan aktif dalam menengahi konflik tersebut.

"Indonesia harus berperan lebih aktif dan nyata dalam menyelesaikan konflik wilayah antara Kamboja dengan Thailand baik secara bilateral maupun ASEAN," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Yusron Ihza Mahendra dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (16/10/2008).

Menurut Yusron yang baru saja pulang dari Kamboja ini, langkah menengahi konflik dapat ditempuh melalui prakarsa diplomatik. Misalnya dengan membawa Kamboja dan Thailand ke meja perundingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini, menurutnya, perlu segera dilakukan karena konflik cenderung bereskalasi jika tidak ada pihak yang menengahi. Selain itu langkah ini juga penting guna mencegah negara-negara di luar ASEAN turut campur dalam konflik antardua negara anggota ASEAN tersebut.

"Karena Kamboja dan Thailand sama-sama anggota ASEAN, seyogyanya ASEAN sigap menyelesaikan hal ini. Jangan beri peluang negara luar ASEAN campur tangan," tegas Yusron.

Menurutnya, Komisi I DPR akan mendukung penuh jika pemerintah melakukan upaya mediasi konflik.

"Jika pemerintah perlu dan mungkin mengirim pasukan, Komisi I akan mendukung," tandsanyanya.

Saat ini, menurut Yusron, warga Thailand di Kamboja sudah mulai mengungsi. Ini adalah tanda-tanda konflik semakni memanas.

(sho/crn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini