"Indonesia harus berperan lebih aktif dan nyata dalam menyelesaikan konflik wilayah antara Kamboja dengan Thailand baik secara bilateral maupun ASEAN," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Yusron Ihza Mahendra dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (16/10/2008).
Menurut Yusron yang baru saja pulang dari Kamboja ini, langkah menengahi konflik dapat ditempuh melalui prakarsa diplomatik. Misalnya dengan membawa Kamboja dan Thailand ke meja perundingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena Kamboja dan Thailand sama-sama anggota ASEAN, seyogyanya ASEAN sigap menyelesaikan hal ini. Jangan beri peluang negara luar ASEAN campur tangan," tegas Yusron.
Menurutnya, Komisi I DPR akan mendukung penuh jika pemerintah melakukan upaya mediasi konflik.
"Jika pemerintah perlu dan mungkin mengirim pasukan, Komisi I akan mendukung," tandsanyanya.
Saat ini, menurut Yusron, warga Thailand di Kamboja sudah mulai mengungsi. Ini adalah tanda-tanda konflik semakni memanas.
(sho/crn)










































