"Wanita yang menjadi korban kekerasan dalam jangka panjang mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mengalami gangguan kesehatan, punya keinginan melakukan bunuh diri,keguguran dan aborsi" ujar aktivis perempuan Yeni Rosa Damayanti.
Yeni menyampaikan hal itu dalam acara Seminar Sehari Dalam Rangka Hari Kesehatan Jiwa Tahun 2008, di auditorium Departemen Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/10/2008)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Direktur Bina Pelayan Medik Jiwa Depkes dr. Aminullah Sp.KJ mengatakan penderita gangguan jiwa cenderung meningkat di Indonesia. Namun, psikiater untuk menangani pasien gangguan jiwa masih terbatas.
"Indonesia memiliki 500 sampai 600 psikiater dengan presentase 80 persen berada di pulau Jawa, dan dari 50 persen yang di pulau Jawa itu tersebar di Jakarta" kata Aminullah. (nwk/nwk)











































